Minggu, 13 Mei 2012

LELAH KU

Lelah kali ini melangkah
Melewati lembah, bukit, dan mengarungi dalam nya samudra
Tawa, sedih dan air mata bagai teman setaia
Senang, bahagia, tak kunjung datang menjalang
Namun  apa hendak  dikata
Ombak tak lagi setia pada pantai
Matahari enggan menyinari
Rembulan hilang ditelan awan
Bintang-bintangpun pergi entah kemana
Wahai matahari
Kenapa engkau enggan menyinari???
Kamu bintang
Kenapa engkau bersembuny???
Dan engkau bulan kenapa mau dihalangi awan???
Bukankah negkau matahari telahg berjajni menyinari
Bulan menjadi penerang
Dan bintang menghiasi malam
Lantas kenapa engkau pergi
Berlalu dengan janji-janjimu
Apakah egkau takut terhina dengan keadaan ini
Malu dengan kenyataan
Benci pada kenistaan
Hingga engkau berpaling
Terlalu hina kah diri ini
Terlalu nistakah  dimanta mu
Hingga engkau enggan kepadaku……

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

 
PUISI KELAM © Copyright | Template By LASKAR PELAYAN KEGELAPAN |